Select Menu
» »Unlabelled » Sebelum Dibunuh Amelia Sempat Merekam Pelaku Pembunuhan di Subang


taufik mou Oktober 17, 2021 0


Amelia Mustika Ratu">Amelia Mustika Ratu, korban pembunuh ibu dan anak di Subang diduga sempat merekam pelaku pembunuhan sebelum akhirnya dibunuh.

Amelia tewas bersama ibunya Tuti dalam kejadian pembunuhan sadis di Subang, pada 18 Agustus 2021 lalu.

Berbagai analisa menyoroti kasus tersebut yang sudah hampir dua bulan belum terungkap termasuk dugaan Amelia merekam aksi para pelaku.

Hal itu dikemukakan Anjas yang disiarkan dam Yotube Anjas di Tailand pada Kamis 7 Oktober 2021.

Hasil otopsi pertama kepolisian mengumumkan bahwa Amelia meninggal dunia sekitar pukul 5 pagi.

Sedangkan Tuti ibunya diperkirakan meninggal dunia 5 jam sebelumnya.

Yang jadi pertanyaan adalah mengapa ada waktu jeda sekitar 5 jam antara pembunuhan terhadap Tuti dengan Amelia.

Sementara itu salah satu petunjuk atau bukti menyebutkan bahwa salah satu bagian mata Amelia mengalami luka.

“Mungkin bahwa kenapa mata Amel dilukai oleh pelaku, mungkin Amel merekam orang-orang yang berada di Avanza putih dan Nmax warna biru, yang diduga pelaku,” kata Anjas.

Makanya pelaku marah dan melukai Amelia serta membawa kabur HP dan ipad korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

Dia menyatakan, kemungkinan pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang bukan karena alsan perampasan.

Menurutnya perampasan dengan mengambil Ipad dan Iphone Amel, motif itu lemah.

Sebab, di tempat kejadian uang Rp 30 juta tidak diambil, sehingga diduga motifnya adalah balas dendam.

Apalagi di rumah korban atau di pintu rumah di TKP tidak ada tipikal orang yang datang itu orang yang tidak dikenal. Tidak ada kerusakan di bagian pintu.

Selain itu, ada saki warga sekitar yang sekitar pukul 6 pagi yang hendak membeli bubur di Jalancagak, saat melintas rumah korban melihat ada Avanza putih yang sedang memutarkan kendaraannya.

Avanza putih dan sepeda motor NMax biru keduanya terlihat beriringan dari hasil rekaman CCTV di berbagai titik.

Termasuk di Kota Bandung dan di sekitar tempat pencucian mobil di wilayah Subang.

Dia menegakan, diduga motif pembunuh ibu dan anak di Subang, bukanlah karena motif perampasan melainkan karena motif balas dendam.

Ada sejumlah barang bukti dan petunjuk yang mengarah bahwa pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang memiliki motif balas dendam.

Kepolisian mengatakan  bahwa hasil otopsi kedua yang dilakukan pada Sabtu 2 Oktober 2021 lalu, kemungkinan ada analisa yang berubah setelah dbandingkan dan dicocokkan dengan hasil otpsi pertama.

Dugaan motif pembunuh ibu dan anak di Subang diduga keras karena motif balas dendam.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago, polisi masih terus menggali untuk mendapatkan siapa pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang dengan korban Tuti Suhartini dan Amalia Mustikaratu pada 18 Sgustus 2021.

Erdi Chaniago menambahkan  bahwa kemungkinan ada beberapa hasil otopsi pertama dibandingkan dan dicocokkan dengan hasil otopsi kedua, da nada kemungkinan ada analisa yang berubah.

“Kita belum bisa publikasikan (hasil otposi kedua), tapi yang jelas sudah ada perubahan-perubahan analisa dari hasil otopsi kedua,” tuturnya.

Otopsi pertama sudah dirilis kepolisian sedangkan hasil otopsi kedua untuk konsumsi penyidik, tapi ada dugaan atau analisa anyg berubah.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply